Bedah vaskular · Northern Heart Hospital, Penang
Fistula cuci darah di Penang bersama Dr. Edward Choke
Pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis membutuhkan akses pembuluh darah yang andal. Akses terbaik umumnya adalah fistula arteriovenosa (AV), yang di Indonesia sering disebut cimino. Layanan fistula cuci darah di Penang bersama Assoc. Prof. Dr. Edward Choke Tieng Chek mencakup pembuatan fistula AV dan graft AV. Selain itu, beliau memperbaiki fistula yang tidak matang atau tersumbat. Beliau juga menangani akses untuk dialisis peritoneal (CAPD).
Kapan perlu periksa?
Kapan perlu membuat fistula cuci darah?
Akses yang baik membuat cuci darah lebih lancar dan aman. Karena itu, rencanakan fistula cuci darah di Penang sejak dini bersama dokter ginjal Anda.
Sebelum mulai hemodialisis
Fistula butuh waktu untuk matang. Karena itu, idealnya dokter membuat fistula beberapa bulan sebelum cuci darah pertama.
Masih memakai kateter dialisis
Kateter di leher atau dada membantu cuci darah darurat. Namun, untuk jangka panjang, risiko infeksi dan sumbatannya lebih tinggi.
Fistula lemah atau tersumbat
Getaran (thrill) yang hilang, aliran rendah saat dialisis, atau lengan bengkak perlu pemeriksaan cepat.
Lindungi lengan calon fistula. Bila memungkinkan, hindari infus, pengambilan darah, dan pengukuran tekanan darah di lengan tersebut.
Jenis tindakan
Jenis tindakan akses dialisis di Penang
Sebelum membuat fistula cuci darah di Penang, Dr. Choke menilai ukuran pembuluh, jadwal dialisis, dan kondisi umum Anda. Setelah itu, beliau memilih jenis akses yang paling sesuai.
Akses cuci darah
Hemodialisis dan dialisis peritoneal
Fistula AV (cimino)Arteriovenous fistula
- Apa itu?
- Dokter menyambung arteri dan vena di lengan lewat operasi kecil. Aliran deras dari arteri membuat vena membesar dan menebal. Akibatnya, vena mudah ditusuk jarum dialisis.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien gagal ginjal yang akan atau sudah menjalani hemodialisis, dengan pembuluh lengan yang cukup baik.
Umumnya memakai bius lokal atau blok saraf. Fistula umumnya matang dalam 6–8 minggu, tergantung kondisi pembuluh.
Graft AVArteriovenous graft
- Apa itu?
- Bila vena terlalu kecil, dokter memakai selang sintetis (graft) untuk menghubungkan arteri dan vena.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien dengan vena lengan yang tidak cocok untuk fistula.
Graft umumnya bisa dipakai lebih cepat daripada fistula. Namun, graft lebih sering perlu perawatan ulang.
Perbaikan fistula yang tidak matangFistuloplasti · angioplasti balon
- Apa itu?
- Dokter membuka bagian vena yang menyempit dengan balon lewat kateter.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien dengan fistula yang tidak membesar, aliran rendah, atau tekanan vena tinggi saat dialisis.
Umumnya tindakan singkat dengan bius lokal, tergantung kondisi.
Fistula atau graft tersumbatTrombektomi
- Apa itu?
- Dokter mengangkat bekuan darah dari fistula atau graft. Kemudian, dokter memperbaiki penyempitan penyebabnya.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien yang fistula atau graft-nya tiba-tiba tidak berdenyut atau tidak bergetar.
Segera hubungi tim kami. Semakin cepat tindakan, semakin besar peluang menyelamatkan akses.
Akses dialisis peritonealKateter CAPD
- Apa itu?
- Dokter memasang kateter lunak ke rongga perut. Cairan dialisis masuk dan keluar lewat kateter ini, sehingga pasien bisa cuci darah di rumah.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien yang memilih dialisis peritoneal bersama dokter ginjalnya.
Dokter ginjal dan tim dialisis akan melatih Anda memakai kateter dengan aman.

Tahapan
Tahapan membuat fistula cuci darah untuk pasien Indonesia
Berikut gambaran umum pembuatan fistula cuci darah di Penang untuk pasien dari Indonesia. Namun, rencana akhir selalu tergantung kondisi Anda. Untuk jadwal praktik dan lokasi klinik, baca halaman janji temu dan berobat ke Penang. Latar belakang dokter Anda ada di profil Dr. Edward Choke.
Kirim hasil lab dan jadwal dialisis via WhatsAppHasil fungsi ginjal, darah lengkap, dan jadwal cuci darah membantu tim mengatur waktu kedatangan Anda.
Konsultasi dan pemetaan pembuluhDi Penang, Dr. Choke memeriksa lengan Anda. Selanjutnya, USG pemetaan vena (vein mapping) menilai pembuluh yang cocok.
Operasi pembuatan atau perbaikan aksesDokter membuat fistula atau graft, atau memperbaiki akses yang bermasalah.
Masa pematanganLatih lengan sesuai anjuran, misalnya meremas bola karet. Selain itu, periksa getaran fistula setiap hari.
Kontrol dan pemakaian pertamaDokter menilai kematangan fistula. Setelah dokter menyatakan siap, unit dialisis Anda bisa mulai memakainya.
Tanya jawab
Pertanyaan seputar fistula cuci darah di Penang
Jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering pasien Indonesia ajukan sebelum berobat.
Kapan sebaiknya membuat fistula cuci darah?
Idealnya beberapa bulan sebelum Anda mulai hemodialisis. Dengan begitu, fistula punya cukup waktu untuk matang. Karena itu, diskusikan dengan dokter ginjal Anda sejak fungsi ginjal mulai menurun. Bila Anda sudah cuci darah lewat kateter, Dr. Choke tetap dapat membuat fistula cuci darah di Penang secepatnya.
Berapa lama fistula matang?
Fistula AV umumnya matang dalam 6–8 minggu. Namun, waktunya tergantung ukuran pembuluh, kondisi kesehatan, dan latihan lengan. Sebagian fistula butuh waktu lebih lama atau perlu tindakan tambahan agar matang.
Kapan fistula bisa dipakai untuk cuci darah?
Perawat dialisis bisa mulai memakai fistula setelah dokter menilainya cukup besar dan alirannya baik. Biasanya ini terjadi setelah masa pematangan beberapa minggu. Sampai saat itu, Anda mungkin tetap memakai kateter.
Apa yang perlu saya bawa ke Penang?
Bawa paspor, hasil lab terbaru, daftar obat, serta jadwal dan catatan dialisis. Bila ada, bawa juga hasil USG pembuluh lengan. Selain itu, atur jadwal cuci darah di Indonesia agar tidak bentrok dengan tindakan. Bila Anda perlu cuci darah selama di Penang, tanyakan pengaturannya kepada tim kami lebih dulu.
Layanan lain
Layanan bedah vaskular lain bersama Dr. Choke
-
Kaki diabetes & penyelamatan tungkai
Luka dan infeksi kaki diabetes, penyakit arteri perifer, serta gangren. Misalnya dengan angioplasti atau bypass tungkai.
-
Varises & penyakit vena
Varises, trombosis vena dalam (DVT), ulkus vena, dan tungkai bengkak. Misalnya dengan laser endovena, RFA, atau skleroterapi.
-
Aneurisma aorta & arteri
Aneurisma aorta abdominal dan torakal serta diseksi aorta. Misalnya dengan EVAR, TEVAR, atau operasi terbuka.
-
Penyakit karotis & lainnya
Pencegahan stroke akibat penyempitan karotis. Selain itu, tumor badan karotis, sindrom outlet toraks, dan malformasi vaskular.
Luka kaki yang tidak sembuh tidak bisa menunggu.
Jangan abaikan luka kaki yang lama sembuh, nyeri tungkai saat berjalan, kaki bengkak, atau kaki yang berubah warna. Periksakan ke dokter bedah vaskular sejak dini, sebelum berisiko amputasi.
Janji Temu via WhatsApp