Bedah vaskular · Northern Heart Hospital, Penang
Pengobatan aneurisma aorta di Penang bersama Dr. Edward Choke
Aneurisma aorta adalah pelebaran pembuluh darah terbesar di tubuh. Aneurisma sering tidak bergejala sampai ukurannya besar atau pecah. Pengobatan aneurisma aorta di Penang bersama Assoc. Prof. Dr. Edward Choke Tieng Chek mencakup pemantauan, EVAR, TEVAR, dan operasi terbuka. Beliau meraih PhD dari riset di St George's Vascular Institute, London. Selain itu, beliau meraih penghargaan riset di International Meeting for Aortic Diseases. Beliau juga menangani diseksi aorta serta aneurisma di arteri lain.
Kapan perlu periksa?
Siapa yang berisiko aneurisma aorta?
Aneurisma aorta abdominal lebih sering muncul pada kelompok tertentu. Karena itu, bila Anda termasuk salah satunya, tanyakan screening USG kepada dokter. Dengan begitu, pengobatan aneurisma aorta di Penang bisa berjalan sebelum timbul masalah.
Usia di atas 60 tahun, terutama pria
Risiko aneurisma aorta abdominal meningkat seiring usia. Pria lebih sering mengalaminya dibanding wanita.
Perokok dan hipertensi
Merokok adalah faktor risiko yang kuat. Selain itu, tekanan darah tinggi membebani dinding aorta.
Riwayat keluarga
Bila orang tua atau saudara kandung memiliki aneurisma, risiko Anda lebih tinggi. Karena itu, pertimbangkan screening USG perut.
Nyeri dada, punggung, atau perut yang hebat dan mendadak bisa menandakan aneurisma pecah atau diseksi aorta. Ini keadaan darurat. Segera hubungi IGD 24 jam Northern Heart Hospital di +604 217 5555 atau IGD terdekat.
Jenis tindakan
Jenis tindakan untuk aneurisma aorta di Penang
Tidak semua aneurisma perlu tindakan segera. Sebelum memulai pengobatan aneurisma aorta di Penang, Dr. Choke menimbang ukuran, kecepatan tumbuh, bentuk aorta, dan kondisi umum Anda. Selain itu, beliau menjelaskan manfaat dan risiko setiap pilihan.
Aneurisma aorta dan arteri
Abdominal, torakal, torako-abdominal, dan arteri lain
Screening dan pemantauanUSG perut · CT scan
- Apa itu?
- USG perut dapat mendeteksi aneurisma aorta abdominal. Untuk aneurisma kecil, dokter biasanya memantau ukurannya secara berkala.
- Siapa yang membutuhkan?
- Orang berisiko tinggi atau pasien dengan aneurisma kecil tanpa gejala.
Selain pemantauan, dokter membantu mengendalikan tekanan darah dan menganjurkan berhenti merokok.
EVAREndovascular aneurysm repair
- Apa itu?
- Dokter memasang stent graft di dalam aorta lewat pembuluh di pangkal paha. Stent graft mengalihkan aliran darah, sehingga tekanan pada aneurisma berkurang.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien aneurisma aorta abdominal yang besar, tumbuh cepat, atau bergejala, dengan bentuk aorta yang cocok.
Rawat inap umumnya lebih singkat dibanding operasi terbuka, tergantung kondisi. Setelahnya, pasien perlu kontrol CT berkala.
TEVARThoracic endovascular aortic repair
- Apa itu?
- Prinsipnya sama dengan EVAR. Bedanya, TEVAR menangani aorta di rongga dada (torakal).
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien aneurisma aorta torakal atau diseksi aorta tertentu.
Lama rawat inap tergantung lokasi aneurisma dan kondisi umum pasien.
Operasi terbukaOpen aortic repair
- Apa itu?
- Dokter mengganti bagian aorta yang melebar dengan graft sintetis lewat sayatan di perut atau dada.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien yang bentuk aortanya tidak cocok untuk EVAR, termasuk sebagian aneurisma torako-abdominal.
Ini operasi besar. Rawat inap umumnya lebih lama, tergantung kondisi.
Diseksi aortaRobekan dinding aorta
- Apa itu?
- Robekan di lapisan dalam aorta membuat darah mengalir di antara lapisan dinding. Penanganannya bisa berupa obat, TEVAR, atau operasi, tergantung lokasi robekan.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien dengan nyeri dada atau punggung mendadak yang sangat hebat.
Diseksi aorta adalah keadaan darurat. Segera hubungi IGD 24 jam di +604 217 5555.
Aneurisma perifer, viseral, dan arteri mesenterikaArteri lutut, organ perut, dan usus
- Apa itu?
- Aneurisma juga bisa muncul di arteri lutut (poplitea) atau arteri organ perut. Selain itu, penyempitan arteri mesenterika bisa menyebabkan nyeri perut setelah makan.
- Siapa yang membutuhkan?
- Pasien dengan benjolan berdenyut, temuan aneurisma pada CT, atau nyeri perut setelah makan disertai berat badan turun.
Pilihan tindakan bisa berupa stent atau operasi, tergantung lokasi dan ukuran.

Tahapan
Tahapan pengobatan aneurisma aorta untuk pasien Indonesia
Berikut gambaran umum pengobatan aneurisma aorta di Penang untuk pasien dari Indonesia. Namun, rencana akhir selalu tergantung kondisi Anda. Untuk jadwal praktik dan lokasi klinik, baca halaman janji temu dan berobat ke Penang. Latar belakang dokter Anda ada di profil Dr. Edward Choke.
Kirim hasil CT atau USG via WhatsAppLaporan dan CD CT dari Indonesia membantu Dr. Choke menilai ukuran dan bentuk aneurisma.
Konsultasi dan CT angiografiDi Penang, Dr. Choke memeriksa Anda. Bila perlu, CT angiografi memetakan aorta secara detail.
Rencana penangananDokter menjelaskan pilihan: pemantauan, EVAR atau TEVAR, atau operasi terbuka, beserta manfaat dan risikonya.
Tindakan dan rawat inapLama rawat inap tergantung jenis tindakan dan kondisi Anda.
Kontrol CT berkalaSetelah EVAR atau TEVAR, kontrol CT atau USG berkala memastikan stent graft tetap bekerja baik.
Tanya jawab
Pertanyaan seputar pengobatan aneurisma aorta di Penang
Jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering pasien Indonesia ajukan sebelum berobat.
Apa gejala aneurisma aorta?
Kebanyakan aneurisma aorta tidak menimbulkan gejala. Banyak pasien baru mengetahuinya saat USG atau CT untuk keluhan lain. Sebagian pasien merasakan denyutan di perut, atau nyeri perut dan punggung. Nyeri hebat yang mendadak adalah tanda bahaya dan perlu penanganan darurat.
Apakah aneurisma aorta berbahaya?
Ya, bila ukurannya terus membesar. Aneurisma besar berisiko pecah, dan kondisi ini mengancam nyawa. Namun, untuk aneurisma kecil, dokter sering cukup memantaunya secara berkala. Keputusan tindakan tergantung ukuran, kecepatan tumbuh, dan gejala.
Berapa lama rawat inap setelah EVAR atau operasi terbuka?
Setelah EVAR, rawat inap umumnya lebih singkat, sering hanya beberapa hari. Sebaliknya, operasi terbuka umumnya memerlukan rawat inap lebih lama. Namun, lama rawat pasti tergantung kondisi setiap pasien. Dr. Choke akan menjelaskan perkiraannya sebelum tindakan.
Mengapa perlu kontrol CT setelah EVAR?
Stent graft perlu pemantauan jangka panjang. CT atau USG berkala membantu dokter memastikan tidak ada kebocoran di sekitar stent graft (endoleak). Selain itu, dokter bisa memastikan aneurisma tidak membesar. Bila Anda tinggal di Indonesia, jadwal kontrol setelah pengobatan aneurisma aorta di Penang dapat Anda atur bersama tim kami.
Layanan lain
Layanan bedah vaskular lain bersama Dr. Choke
-
Kaki diabetes & penyelamatan tungkai
Luka dan infeksi kaki diabetes, penyakit arteri perifer, serta gangren. Misalnya dengan angioplasti atau bypass tungkai.
-
Varises & penyakit vena
Varises, trombosis vena dalam (DVT), ulkus vena, dan tungkai bengkak. Misalnya dengan laser endovena, RFA, atau skleroterapi.
-
Akses cuci darah
Pembuatan fistula AV (cimino) dan graft. Selain itu, perbaikan fistula tersumbat dan akses dialisis peritoneal.
-
Penyakit karotis & lainnya
Pencegahan stroke akibat penyempitan karotis. Selain itu, tumor badan karotis, sindrom outlet toraks, dan malformasi vaskular.
Luka kaki yang tidak sembuh tidak bisa menunggu.
Jangan abaikan luka kaki yang lama sembuh, nyeri tungkai saat berjalan, kaki bengkak, atau kaki yang berubah warna. Periksakan ke dokter bedah vaskular sejak dini, sebelum berisiko amputasi.
Janji Temu via WhatsApp